perbedaan penyakit asam urat dan rematik

Category : Disease, Health

perbedaan penyakit asam urat dan rematik

Apa saja gejala asam urat?
Dalam sebagian kasus, penyakit asam urat tak menunjukkan gejala apa saja pada awalnya. Gejala asam urat lazimnya mulai timbul saat penderita telah mengalami keadaan yang akut atau justru kronis. Gejala yang paling umum yaitu:

  • Nyeri sendi parah dan mendadak, yang tak jarang pertama terjadi di pagi hari
  • Sendi sembab dan lunak
  • Sendi kemerahan
  • Rasa panas di sekitar sendi

Gejala asam urat biasanya timbul tiba-tiba, tak dapat diprediksi, dan sering kali terjadi di tengah malam. Beberapa besar gejala asam urat hanya terjadi dalam beberapa jam selama 1-2 hari. Namun pada kasus yang parah, nyeri pada sendi dapat saja terjadi dalam waktu berminggu-pekan. Bila Anda mengalami gejala ini, karenanya encok yang Anda miliki cukup parah.

Sementara, ada pula yang menikmati gejala encok sampai 6-12 bulan – dalam intensitas yang berbeda tiap-tiap harinya. Situasi ini, cukup parah, dan jika Anda mengalaminya, lebih bagus seketika periksakan diri ke dokter.

Kemungkinan ada petunjuk­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda mempunyai kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda

Apa saja tahapan penyakit asam urat?
Ada tiga jenjang penyakit asam urat berdasarkan tingkat keparahannya, merupakan:

  1. Tahap pertama. Pada tahap ini kadar asam urat telah naik di dalam darah, namun belum ada gejala asam urat yang timbul. Bisa saja Anda tidak akan pernah menikmati gejala asam urat. Umumnya, orang yang mengalami hal ini, baru akan merasakan gejala asam urat pertama kali setelah ia terserang penyakit batu ginjal.
  2. Tahap kedua. Ketika memasuki tahap kedua, maka kadar asam urat yang terlalu tinggi tersebut sudah menyusun kristal-kristal yang umumnya terjadi pada komponen jari kaki. Dalam tahap ini, Anda baru akan merasakan nyeri dan sakit pada sendi, melainkan hal ini tak akan berlangsung lama. Selang beberapa waktu kemudian, Anda baru akan mengalami gejala asam urat lainnya dengan intensitas dan frekuensi yang kian kerap kali.
  3. Tahap ketiga. Di tahap ketiga ini, gejala asam urat tidak kunjung sirna dan kristal-kristal asam urat yang terbentuk tidak hanya menyerang satu sendi saja. Malah, dalam tahap ini akan muncul gumpalan-gumpalan zat tersebut yang sudah mengkristal di bawah kulit. Situasi ini menyebabkan rasa nyeri yang lebih parah dan dapat merusak tulang-tulang rawan.

Beberapa besar orang yang menderita penyakit ini, hanya mengalami tahap satu atau dua saja. Cukup jarang orang yang menderita asam urat ditemukan telah menempuh level ketiga, sebab beberapa besar pada tahap kedua penderita gejala asam urat telah dapat ditangani dengan baik.

Apa saja yang bisa jadi penyebab asam urat?
Jadi sebenarnya, penyebab asam urat yakni kadar asam urat itu sendiri yang terlalu banyak di dalam tubuh. Dalam keadaan normal, zat kimia ini akan dikeluarkan oleh tubuh melalui air kencing dan tinja.

Tapi, pada orang yang mengalami asam urat, jumlah asam uratnya terlalu banyak dan tidak bisa diolah oleh tubuh. Pada kesudahannya, zat hal yang demikian akan menyusun kristal dan menumpuk di sekitar sendi, lalu memunculkan peradangan.

Lalu apa yang menjadi penyebab asam urat di dalam tubuh tinggi? Penyebab asam urat terlampau tinggi yakni terlalu acap kali dan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin. Purin yaitu suatu zat kimia yang diproduksi secara alami oleh tubuh, melainkan terkandung juga di dalam sebagian jenis makanan.

Ketika seseorang mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, maka tubuh akan mengolahnya menjadi asam urat. Sehingga, kian banyak makan makanan yang mengandung purin, semakin tinggi risiko Anda untuk mengalami asam urat.

Related Posts